Cincin : Sejarah, Fungsi, dan Perkembangannya

Cincin adalah perhiasan yang dipakai melingkar di jari tangan, dipakai oleh laki-laki dan perempuan dengan jenis yang berbeda. Cincin umumnya dibuat dari bahan logam mulia; seperti emas, perak, dan platina. Logam lainnya seperti baja antikarat, krom, besi, perunggu, kuningan, dan tembaga juga lazim digunakan. Cincin dapat berbentuk polos, berukir, atau bertatahkan intan, permata, atau batu akik. Kini cincin terbuat dari banyak bahan, seperti plastik, kayu, tulang, giok, kaca, karet dan bahan lainnya.

Sejarah Cincin
Menurut Wikipedia, kebiasaan memberi dan menerima cincin dimulai sejak lebih dari 4.800 tahun yang lalu. Cincin pernikahan biasanya dipasang di jari manis. Kebiasaan ini berakar dari kepercayaan wangsa Tudor abad ke-16 bahwa jari manis tangan kiri berhubungan dengan pembuluh darah yang berhubungan langsung dengan jantung, maka dari itu, memakainya di jari tersebut menunjukkan bahwa sang pemakai sedang berada dalam sebuah hubungan.

Fungsi Cincin
Ada beberapa kegunaan cincin untuk pemakainya, ada yang memakai cincin untuk acara pertunangan, pernikahan, lamaran, tanda kasih sayang, perhiasanan, aksesoris, penambah penampilan dan lain sebagainya yang biasanya lebih khas untuk kaum wanita. Sedangkan kaum pria biasanya memakai cincin yang lebih keren, misalnya cincin akik yang akan menambah gaya mereka agar terlihat lebih jantan.

Hukum Memakai Cincin dalam Islam
Islam memperbolehkan wanita memakai cincin emas, namun kaum pria dilarang memakai cincin emas dan diperbolehkan memakai cincin dari bahan lain seperti besi. Pelarangan ini didasari alasan karena pria tidak boleh menyerupai wanita, dan jika diteliti dari segi kesehatan memang kaum pria akan berbahaya ketika memakai perhiasan emas.

Perkembangan Cincin
Dari masa ke masa, cincin selalu mengalami perubahan baik dalam bentuk pembuatan, bahan pembuatan, maupun kegunaannya. Dari jaman dulu hingga saat ini, cincin perhiasan adalah salah satu jenis cincin yang dianggap paling mahal dan paling berkualitas, biasanya di mata cincin tersebut terdapat berlian atau batu mulia lain yang akan mempercantik tampilannya. Sedangkan beberapa waktu yang lalu, Indonesia mengalami demam akik, dimana banyak sekali bermunculan cincin dengan mata batu akik yang harganya sangat mahal, ada yang mencapai miliaran Rupiah.

Cincin Termahal di Dunia
Salah satu cincin termahal yang berhasil terjual adalah Sunrise Ruby yang dihargai sekitar 397 miliar, sedangkan untuk cincin akik termahal adalah akik bacan yang harganya mencapai ratusan juta rupiah.


Saat ini banyak sekali produsen perhiasan yang berlomba untuk membuat cincin dengan harga yang mahal dan kualitas yang bagus dengan berbagai merk, namun banyak juga yang mengincar kalangan menengah ke bawah dengan membuat cincin murah dengan bahan yang unik. Untuk kalangan masyarakat kita, cincin akan dihargai mahal dan bagus tergantung dari toko emas yang kita datangi, masih bergantung kepada mereka para pengusaha perhiasan lokal.


Updated at: 10:43 PM

0 comments:

Post a Comment