Sejarah Jaket dan Jenis, Kegunaan serta Merk yang Terkenal

Jaket adalah pakaian rangkap yang digunakan untuk melindungi dan menghangatkan tubuh manusia dari serangan angin dan cuaca dingin. Pakaian ini merupakan salah satu bagian penting dari perkembangan mode pakaian yang ada di dunia.

Sejarah Jaket
Sejarah mencatat bahwa jaket kulit mulai dikenal pada awal 1900-an, jaket kulit coklat penerbangan dikenakan oleh penerbang dan anggota militer. Selama perang dunia kedua, mereka menjadi dikenal sebagai "jaket bomber" atau "flight bomber jacket" dan sangat melindungi dan berharga untuk kehangatan mereka. Jaket itu sering menjadi bagian dari sebuah ensemble seragam keseluruhan dimaksudkan untuk melindungi pilot bomber dari paparan kondisi iklim yang ekstrim ditemukan pada ketinggian, dan kadang-kadang dimasukkan kulit domba, dengan menggunakan bulu utuh di bagian dalam untuk kehangatan.

 
sumber gambar : wikipedia
 
Jaket kulit juga sering dikenakan oleh kaum Bolshevik Rusia dan hampir menjadi seragam untuk Komisar selama perang saudara Rusia, dan kemudian bagi anggota Cheka tersebut.

Bahan Dasar Jaket
Awalnya jaket dibuat dari bahan kulit binatang selama perang dunia 2, namun kemudian banyak perancang busana yang mampu membuat jaket dari bahan lain yang tak kalah bagus, bahan lain yang digunakan untuk membuat jaket diantaranya adalah kulit asli, kulit sintetis, wool, bulu, cotton, nylon, hingga bahan tahan air.

Jenis Jaket dan Penggunaannya
Dengan semakin banyaknya bahan dasar pembuatan jaket, akhirnya jaket tak hanya digunakan sebagai pakaian pelindung cuaca, namun banyak jaket yang beralih fungsi, misalnya untuk penunjang penampilan seseorang.
 
sumber gambar : tokojaketonline

Beberapa jenis jaket diantaranya adalah jaket motor yang digunakan para rider untuk melindungi tubuhnya dari serangan angin di jalan ketika melaju dengan motornya, jaket sepeda yang biasa digunakan oleh para atlet atau pengendara sepeda santai, jaket casual yang digunakan untuk acara formal/semi formal dan tak jarang untuk pakaiaan sehari-hari, jaket jeans yang lebih menekankan penggunaannya untuk penopang penampilan atau penambah gaya, sering dipakai oleh para penyanyi atau artis, jaket kulit yang awalnya digunakan oleh pilot di PD2 kini malah berubah fungsi sebagai penopang gaya yang sering dipakai oleh para Rockstar dunia, jaket sweater yang digunakan untuk keseharian, jaket sporty yang mengutamakan gaya daripada kegunaan, jaket anti air yang didesain untuk bisa bertahan dari air hujan, jaket anti angin yang didesain untu menahan hembusan angin, jaket gunung yang memiliki desain tahan air dan hujan untuk para pendaki, dll.

Merk Jaket yang Terkenal
Untuk brand jaket dunia, ada banyak produsen ternama yang menguasai pasar, diantaranya adalah Andrew Marc New York, Zara, Levi's, Schott NYC, Tough Jeansmith, Gucci, Diesel, Burberry, Ralph Lauren, Overland Sheepskin, Adidas, Puma, Armani, Diadora, Lotto, Quicksilver, Jack Wolfskin, Timberland, La Marque, Harley Davidson, Alexander Wang, dan lain sebagainya.


Sedangkan untuk pasar Indonesia, kebanyakan produk import dan hanya sedikit yang berasal dari produsen lokal, misalnya brand PSY dari distro dan jaket kulit dari home produksi.

Rekor Jaket Termahal
Untuk jaket termahal hingga saat ini adalah jaket milik mendiang Michael Jackson yang dilelang dengan harga $1.8 juta atau sekitar 20 miliar Rupiah, sebelumnya ada juga jaket milik Elvis Presley yang dilelang hingga ratusan juta.

jaket dari video klip “Thriller” 

Jaket termahal tersebut tidak dilihat dari bahannya, namun lebih ternilai karena sejarah dan pemakainya yang merupakan orang terkenal di dunia.


Updated at: 9:33 PM

0 comments:

Post a Comment